Subang, BeritaatualNews-Seluruh Cabor Koni Subang akan menggelar Musdalub untuk pergantian Ketua Koni Subang Yoyo Kustrio. Hal tersebut, dilakukan karena Ketua Koni Subang belum membayar uang pembinaan kepada para atlit Kabupaten Subang yang meraih prestasi di Porda Bogor kemarin, hingga saat ini Ketua Koni Subang belum memberikan uang pembinaan sebesar Rp100 juta hnggga Rp.150 juta. Sedang uang untuk Porda sebesar Rp4 Milyar sudah cair dari BPKD Subang.
Menurut Bupati Subang H. Ruhimat kepada BeritaaktualNews, Senin (7/1/2019) mengatakan, dengan adanya mosi tidak percaya terkait pengelolaan uang sebesar Rp4 Milyar dan para atlit yang meraih prestasi di Bogor kemarin dan ketua Ketua Koni Yoyo Kustrio jarang masuk.
“Hal tersebut kami tidak mengetahui dsn baru sekarang mengetahui bshwa Ketua Koni Subang ada masalah dengan para atlit Subang yang meraih prestasi di Porda Jabar di Bogor.

Saya tidak mengetahui ke kisruhan di tubuh Koni Subang terkait duit pembinaan yang belum berikan oleh Ketua Koni Subang, karena baru nengetahui hal itu dan kami akan mempelajari permasalahan tersebut, dan kami akan memanggil Ketua Koni Subang Yoyo Kustrio”, ujar Bupati Subang Ruhimat.
Sementata itu pengelolaan dan pembinaan olahraga di Kabupaten Subang dinilai masih kacau. Sehingga membuat gerah para pemerhati dan pengurus cabang olahraga yang bernaung di Koni Subang.
Menurut Pemerhati olahraga Kabupaten Subang Zaenal Abidin pemerhati olahraga Kabupaten Subang, mengatakan, bahwa olahraga di Kabupaten Subang geliatnya sudah bagus, namun sangat disayangkan managemen KONI Subang kelihatannya di lapangan masih kacau.
“Kalau prestasi sudah bagus, tapi KONI kurang memahami kemauan dan kebutuhan pengurus cabor, pada saat penyelenggaraan Porda di Bogor kemarin, mereka para atlet sudah tunjukkan prestasi, namun apa yang didapat oleh para atlet Kabupaten Subang, ada beberapa cabor sudah teken kontrak dengan Koni Subang dan kenyataanya, para atlet ada yang belum dibayar, hal itu membuat kepercayaan dari publik jadi berkurang terhadap Ketua Koni Subang Yoyo Kustrio.
Seperi bantuan dari Pemda sebesar Rp 4 Miliar, namun uang tersebut belum dibayarkan, dan Koni Subang masih berhutang banyak ke atlet dalam hal kontrak dan gaji, yang saya tahu, nilai kontrak uang pembinaan itu mulai dari Rp 100 juta hingga Rp 150 juta, khusunya prioritas untuk atlet yang berprestasi, diantaranya, cabor billiard, takwondo, muaythai, tenis meja, tinju, dan lainnya,”ujar Zaenal Abidin
Sementara itu, Pengurus Koni Jabar Rahyang Mandalajati Evi Silviadi menjelaskan bahwa Koni Subang harus segera menyelesaikan persoalan yang muncul di internalnya.
“ini sudah persoalan lembaga Koni Subang, dan penyelesaiannya juga harus diserahkan ke Koni Subang sendiri, kalau ada RAT, dilihat hasil kesepakatan atau amanah RAT nya misalnya harus Musdalub, baru kita tahu setelah RAT dan wajib dijalankan, begitu aturan mainnya.
Dia menegaskan, apapun hasil kesepakatan para pengurus cabor, bantuan yang diberikan pemkab ke Koni Subang harus dipertanggungjawabkan oleh ketua,karena kaitan dengan uang negara dan hak para”, kata pengurus Koni Jabar Evi Silviadi (bds)



























