SUBANG-Beritaaktualnews. Com- Taman Anggur O & I Farm di Daerah Kukulu, Desa Balimbing, Kecamatan Pagaden Barat, Subang menambah khazanah pariwisata di Kabupaten Subang.
Wisata Taman Anggur yang menempati di lahan seluas 4 hektare itu akan dilaunching pada Selasa (17/5/2021) besok.
Menurut Onwer Taman Anggur Subang, Oni Suwarman mengatakan, bahwa destinasi wisata yang lagi hits di masyarakat Subang ini, memiliki spot berswaphoto yang instragramble.
“Wisata taman anggur yang berada pada di depan area, dipadukan dengan bangunan rumah yang dikonsep sederhana namun modernis akan menyambut para wisatawan.
Ada untuk bersantai menikmati aneka menu makanan dan minuman kantin yang ada di area wisata, kemudian ada saung-saung yang dibuat dari bambudan pemandangan yang indah.
Hal itu menjadi daya tarik bagi anak muda untuk berswaphoto, masih di area yang sama, sebuah sepeda bertengger dan siap untuk dinaiki Sang Raja dan Ratu.
Para wisatawan yang datang ke lokasi ini adalah reflika pesawat O & I Farm, reflika berukuran besar itu, menjadi lokasi favorit untuk berswaphoto, dengan latar belakang sawah, kehadiran Pesawat ini, seperti mengilustrasikan Pesawat Mendarat di Area Persawahan.
“Konsep kami memang memadukan antara tradisional dan modern, dan menjaga khas tradisional dan merespon modernisasi yang dicari banyak para milenial,” kata Oni.
Bulan hanya untuk remaja dan dewasa, di lokasi yang sama disiapkan sejumlah permainan buat anak-anak, berada di depan.
Semangatnya kita ingin menghadirkan tempat yang asik untuk semua usia di perkampungan, dan mudah-mudahan, ini menjadi pemantik menggeliatnya ekonomi masyarakat setempat, insya allah.
Kehadiran Wisata Taman Anggur saat masa pandemi Covid-19, membuat pengelola untuk ekstra keras dalam ikut serta mencegah penyabarn Covid-19.
Dengan demikian, pihak pengelola memperketat dan mempertegas penerapan prtookol kesehatan bagi setiap wisatawan yang datang, seperti memakai masker, menghindari kerumunan dan membawa hand sanitizer.
Pihak penelola sendiri menyiapkan tempat cuci tangan, memasang spanduk himbauan penerapan prokes dan menyiapkan petugas untuk mengingatkan wisatawan menerapkan protkol kesehatan.
Kita akan menerima yang datang 50% dari kapasitas yang ada, kita juga berkoordinasi dengan Satgas termasuk Muspika. Poinnya, kita bisa berwisata tapi tetap menjaga kesehatan, dan harus jadi priroitas,” pungkasnya.(bds)


















